Cari Blog Ini

Senin, 22 Februari 2010

Acapkali kita jumpai orang-orang yang bangga dengan hasil yang dicapainya. Dengan sombong mereka berkata bahwa keberhasilan mereka dihasilkan melalui kekuatan diri sendiri. Kitab Suci mengingatkan, Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, ALLAHMU sebab dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkanNya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini. (Ulangan 8:18). Selanjutnya kitab suci mengingatkan apabila engkau sudah berhasil, jangan engkau tinggi hati, sehingga engkau melupakan TUHAN, ALLAHMU (Ulangan 8:14). Firman Tuhan mengingatkan bahwa yang memberi kekuatan dan kesehatan untuk kita bekerja adalah Tuhan sendiri. Jatuh sakit menyebabkan kita tidak dapat bekerja. Fokus keberhasilan ialah pada Tuhan. Daud adalah seorang yang berhasil. kehidupannya meningkat secara spektakuler. Dari seorang gembala ternak yang sederhana, Daud kemudian menjadi seorang raja ternama. jelas Daud bekerja keras sehari-hari. Namun fokusnya tidak pada kekuatan atau diri sendiri semata-mata. Keberhasilan yang spektakuler adalah oleh pertolongan Tuhan. Daud berkata, siapakah aku ini, ya Tuhan Allah, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini, (1 Tawarikh 17:16). perhatikan kata-kata siapakah aku ini? dan Engkau membawa aku sampai sedemikian ini. Tampak jelas fokus Daud bukan pada diri sendiri tapi pada Tuhan. keberhasilannya semata-mata berasal dari Tuhan. sebab itu mari kita fokuskan hidup kita selalu pada Tuhan.

0

0 komentar:

meta tag