Cari Blog Ini

Sabtu, 19 Juni 2010


           Peralihan dari kebudayaan berburu dan mengumpulkan makanan ke kebudayaan bercocok tanam merupakan perubahan amat besar. Perubahan tersebut tidak mungkin dilakukan oleh penduduk asli Indonesia yang sudah terbiasa dengan kehidupan berburu dan mengumpulkan tanaman. Para ahli memperkirakan kebudayaan bercocok tanam di perkenalkan oleh masyarakat pendatang. Mereka ini sudah terbiasa bercocok tanam dan beternak di tempat asalnya. Kebiasaan tersebut mereka gunakan di tempat baru yaitu Indonesia.
           Nenek moyang bangsa Indonesia di perkirakan dari daerah Yunan. Kesimpulan ini disamakan dengan berdasarkan kesamaan artefak prasejarah yang di temukan di daerah Yunan dengan artefak prasejarah di daerah Indonesia. Dari artefak yang di temukan, di simpul bahwa sekitar 3000 SM masyarakat Yunan telah mengenal tata cara bercocok tanam.
           Kemudian, masyarakat Yunan melakukan migrasi ke daerah sekitar Teluk Tonsin, sebelah utara Vietnam. Di tempat itu mereka mengembangkan kebudayaan bercocok tanam. Dari tempat itu mereka melakukan migrasi ke kepulauan Indonesia. Migrasi di lakukan secara bergelombang. Gelombang yang satu dengan gelombang berikutnya berjarak waktu lebih dari 1000 tahun.

0

0 komentar:

meta tag